Lewati ke konten

USE CASE

Satu operating system. Lima cara memakainya.

Levrit dimulai dari pekerjaan yang benar-benar harus selesai: campaign, output channel, dan laporan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Tangan-tangan tim saling menyerahkan halaman campaign tercetak di meja panjang

SOLO MARKETER

Satu orang, output satu tim.

Campaign pack, reporting, dan langkah berikutnya dirakit sistem. Kamu tetap pembuat keputusan; Levrit yang menyiapkan semua drafnya.

AGENCY

Dari brief ke campaign pack.

Simpan riset, offer, landing page, creative, media plan, email, dan laporan di bawah satu Campaign ID untuk brand, tim, atau klien kamu.

IN-HOUSE

Dari target bisnis ke launch centre.

Tim kecil mendapat satu tempat untuk menyusun pekerjaan, mengecek consent dan tracking, meminta approval, lalu menyerahkan output ke channel tujuan.

MULTI-BRAND

Satu ritme, suara brand tetap berbeda.

Brand Brain menjaga suara, offer, audience, dan aturan tiap brand. Workflow-nya konsisten, hasilnya tidak menjadi generik.

FOUNDER & UKM

Marketing jalan, tanpa latar belakang marketing.

Tidak perlu paham jargon. Bawa data penjualan atau akun iklan, dan Levrit menyiapkan langkah berikutnya dalam bahasa yang langsung bisa dipakai.

Mulai campaign pertama

FITUR BARU: MARKETING COUNCIL

Uji kelayakan campaign sebelum budget hangus.

Marketing Council: empat ahli AI yang me-roast brief kamu, lalu merakit ulang, sebelum brief itu membakar budget.

1. Pilih Contoh Brief Agensi

2. Pilih Dewan Penasihat

CONTOH PENILAIAN

DR Copywriter

Persuasi & Hook

THE ROAST (ANALISIS FRIKSI)

Menyebutnya sebagai 'villas yang tenang di Gianyar' itu membosankan. Calon tamu tidak membeli villa, mereka membeli pelarian dari stress pekerjaan kota.

THE REBUILD (SOLUSI KONVERSI)

Anchor penawaran pada visual paling unik: private pool infinity dengan panorama hutan tropis Gianyar. Gunakan hook: 'Hanya 5 villa eksklusif di tebing tersembunyi. Tempat di mana waktu melambat.'

Contoh. Council asli memberi empat sudut pandang pada brief kamu sendiri.